Showing posts with label Management. Show all posts
Showing posts with label Management. Show all posts

Sunday, November 15, 2015

Shalat Sunat

Judul: Shalat Sunat
Sub-Judul: Melangkah ke surga dengan shalat sunat sesuai dengan contoh Rasulullah SAW
Pengarang: Dr.H.Aam Amiruddin
Penerbit: Khazanah Intelektual
Cetakan: IV - Sep2013
Keyword: LearnIslam, Sunah, ShalatSunnah

Amal yang pertama kali akan di tanya saat di akhirat kelak adalah shalat. Jika baik shalatnya, akan baik pula seluruh amalannya sehingga kita dengan bebas melenggang masuk ke surga. Namun, jika shalat kita tidak baik, akan panjanglah urusan dan berkuranglah kesempatan kita untuk bisa merasakan kenikmatan abadi.

Para ulama membagi sunah menjadi 3 macam -

  • sunah muakad - sunah yang menjadi penyempurna hal-hal yang wajib. contoh: azan dan sunat rawatib
  • sunah nafilah - sunah yang tidak menjadi rutinitas. contoh: shaum senin-kamis
  • sunah fadlilah - meneladani sifat-sifat Nabi dalam kapasitasnya sebagai manusia. contoh: makan, minum, berpakaian


Shalat sunat terbagi menjadi dua yaitu shalat sunat mutlak and shalat sunak muqayyad. Shalat sunat mutlak dilakukan hanya dengan niat shalat sunat tanpa dikaitkan dengan yang lain. Adapun shalat sunat muqattad yaitu shalat yang disyariatkan dkarena ada kaitannya dengan yang lain, misalnya rawatib, shalat dhuha, gerhana dan istikharah.

Keutamaan shalat sunat-

  1. penyempurna sekaligus pelengkap kekurangan shalat fardhu.
  2. dapat meninggikan derajat dan menghapus kesalahan
  3. menjadi penyebab utama msuk surga berdampingan dengan Nabi SAW
  4. mendatangkan kecintaan Allah SWT
  5. menambah rasa syukur kepada Allah SWT


Tempat terbaik melaksanakan shalat sunat adalah di rumah. berdasarkan hadis sahih berikut.

Imam Ahmad dan Muslim menceritakan bahwa Nabi SAW bersabda "Jika salah seorang diantaramu biasa bershalat di masjid, hendaklah rumahnya juga diberi bagian dari shalatnya supaya Allah memberikan kebaikan karena shalatnya itu.

Menurut riwayat Imam Ahmad dari Umar r.a Rasulullah bersabda:"Shalat sunat seseorang dalam rumahnya adalah cahaya. Maka barang siapa suka melakukannya, dia dapat menerangi rumahnya hingga bercahaya"

Abdullah bin Umar ra berkata Rasulullah SAW bersabda:"Kerjakanlah sebagian shalatmu itu dalam rumah dan jangan engkau jadikan rumahmu itu bagaikan kuburan (untuk tidur saja)"

waktu terlarang mengerjakan shalat adalah

  1. shalat setelah shalat subuh hingga matahari bersinar
  2. sekitar 10 menit sebeluh Zuhur atau saat matahari tinggi
  3. sekitar 10 menit sebelum magrib atau saat matahari terbenam

tempat terlarang mengerjakan shalat

  1. kuburan dan kamar mandi
  2. tempat ibadah agama lain
  3. kandang unta


Jenis shalat sunat
1.shalat rawatib - shalat sunat yang memiliki waktu yang terikat, yaitu dilaksanakan sebelum atau sesudah shalat fardhu. Hukum shalat ini adalah sunat muakad (sunat yang sangat dianjurkan).4 rakaat sebelum Zhuhur; 2 rakaat setelah Zhuhur, 2 rakaat setelah Magrib; 2 rakaat setelah Isya dan 2 rakaat sebelum shubuh

2.shalat syukrul wudhu - setelah berwudhu kita disunahkan melaksanakan shalat dua rakaat. Hukum shalat ini adalah sunah muakad.

3,shalat tahiyatul masjid - orang yang masuk masjid disunahkan melakukan shalat dua rakaat sebelum duduk, sebagai penghormatan (tahiyyal) pada masjid. Hukum shalat ini adalah sunah muakad.

4.Shalat dhuha - shalat ini termasuk salah satu wasiat yang Rasulullah tinggalkan bagi para sahabat

5.Shalat tahajud - Allah SWT memuliakan orang yang suka melakukan shalat Tahajud.

6.shalat istikharah - apabila manusia tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapkan dengan akan dan pikiran, dia mengadukan masalah terseut kepada Allah SWT agar dibantu memilihkan keputusan terbaik. Caranya adalah dengan melakukan shalat dua rakaat.

7.Shalat Witir - shalat ini bisa dilaksanakan secara sendiri maupun dilaksanakan dalam shalat Tahajud. Shalat witir sangat dianjurkan Rasulullah SAW.

Shalat sunat berjamaah -

  1. shalat Tarawih
  2. Shalat Idul Fitri dan Idul Adha
  3. Shalat Kusuf dan Khusuf (shalat gerhana)
  4. shalat Istisqa

shalat sunat yang tidak dicontohkan

  1. shalat yang berhubungan dengan hari tertentu
  2. shalat yang berhubungan dengan bulan tertentu
  3. berhubungan degnan kejadian atau hal tertentu




The Energy Bus

Judul: The Energy Bus
Sub-Judul: 10 PERATURAN untuk membakar kehidupan, pekerjaan dan tim Anda dengan ENERGI POSITIF
Pengarang: Jon Gordon
Penerbit: MIC Publishing
Cetakan: I - Sep 2010



Bagi mereka yang suka membaca buku non-fiksi dalam bentuk cerita maka buku ini adalah salah satunya. Materi dan aturan yang disajikan dibuat dalam bentuk cerita sperti halnya novel atau cerita-cerita pendek. Membuat saya membacanya ingin segera cepat di selesaikan, walaupun ending story sudah dapat saya bayangkan sebelumnya. Namun, proses membacanya adalah keasyikan tersendiri dalam membaca buku jenis ini.

Cerita bermula dari George, seorang manager menengah yang sedang dalam kesusahan hidup baik secara personal maupun profesional, - kehidupan di rumah yang sudah tidak harmonis dan tekanan pekerjaan dari kantor dimana dia harus melaunching sebuah produk baru ke pasar, dengan segala jenis hambangan yang harus dihadaoi. Lalu, bagaimana dia dikenalkan dengan 10 aturan yang dijelaskan secara bijak oleh supir bus yang bernama Joy -

Ke sepuluh aturan yang bisa membantu George mendapatkan energi positivenya adalah -

1.Kamulah yang mengemudikan busmu
Pertama, tentukan hal yang kamu inginkan, lalu mulai wujudkan dan jangan biarkan dunia mengaturmu. Ciptakan duniamu sendiri dan jawablah pertanyaan - apa impianmu untuk kehidupan (termasuk kesehatan); impian untuk pekerjaan, karir dan tim mu; impian untuk hubunganmu dengan orang lain dan keluarga
tips melihat apa yang kamu inginkan -Kadangkala kita harus melihat hal yang tidak kita inginkan barulah kita tahu hal yang kita inginkan

2.Kerinduan, Impian dan Fokus menggerakkan Busmu pada arah yang tepat
seperti aturan - law of attraction - dimana saat kamu berfokus dan konsisten terhadap sesuatu yang kamu inginkan maka semesta akan mendukung dan saat kamu sadari semua yang ada disekitar mu mendukung apa yang kamu inginkan saat fokus.

3.Jadikan energi positif sebagai bahan bakar perjalananmu
positif selalu berpasangan dengan negatif, maka perbanyaklah menghimpun energi positif yang digunakan sebagai bahan bakarmu. ilustrasinya: 2 anjing yang selalu berkelahi, satu berenergi positif, kalem dan penurut yang satu lagi adalh anjing yang pemarah, negatif, pemberontak. Anda akan membantu salah satu anjing untuk menang maka. konsep dasar - anjing yang banyak makanlah yang menang maka beri makanlah anjing yang postif lebih banyak lagi.

4.Ajaklah orang naik ke dalam busmu dan bagikan impianmu untuk jalan yang akan kamu lalui
ajaklah orang lain kemungkinan terburuknya adalah mereka akan menolak, namun kita wajib menjelaskan kemana bis akan menuju, melewati jalan mana saja dan apa yang akan didapatkan di tempat tujuan. Selalu memberikan energi positif saat menjelaskan rencana perjalanan busmu ini.                                                                                                        
5.Jangan memboroskan energimu dengan mereka yang tidak bersedia untuk berada dalam busmu
- Enjoy your ride, musuhmu adalah energi negatifmu maka janganlah membuang waktu untuk mengurusi musuhmu ini dan mengabaikan anggota tim yang mendukungmu dan memberikan energi positif. kadangkala kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan musuh kita agar ktia tampak baik bagi merkea yang mana malah memboroskan waktu berharga yang bisa kita berikan pada suporting team kita.

6.tempelkan tanda yang menyatakan :"Penghisap energi tidak di ijinkan ada dalam bus!"
pastikan tidak ada penghisap energi dalam bus mu - ajak lah bicara para penyebar energi negatif itu, beri kesempatan untuk masuk dalam bis mu dengen komitmen penuh terhadap tim. Bila menolak maka jangan libatkan sama sekali dalam perjalanan mu. Bila ada si penghisap darah pastikan dapat komitmen mereka untuk bekerja sama atau turunkan mereka di halte berikutnya

7.Antusiasme menarik lebih banyak penumpang dan membuat mereka berenergi sepanjang perjalanan itu
"Tujuannya bukanlah untuk menjadi lebih baik dari semua orang lainnya melainkan menjadi orang yang lebih baik dari kemarin"
bebaskan kekuatan dari hati dengan energi postif yang dimiliki and ubah menjadi optimisme dalam kehidupan dan pekerjaan, jangan biarkan rasa takut menghentikan setiap tantangan yang menghadang. ketika kamu antusias, kamu merasa sangat baik dan lingkungan sekelilingmu juga merasa baik

8.Kasihi penumpangmu
Jadilah magnet kasih dengan mengasihi keluarga, tim dan pelangganmu, caranya -
- sediakan waktu untuk mereka
- dengarkan mereka
- hargai mereka
- layani mereka
- tampilkan yang terbaik dalam diri mereka

9.Mengemudilah dengan tujuan
buatlah tujuan yang lebih besar dari mimpi yang kamu miliki. tujuan ini haruslah memotivasi semua penumpang dalam bus, kadangkala ini adalah tujuan akhir (ultimate goal) buat seluruh anggota tim yang ingin mereka wujudkan. kadangkala brain storming dengan seluruh anggota tim untuk menentukan tujuan tim tersebut akan sangat membantu mendapatkan tujuan akhirnya.

10.Bersenang-senanglah dan nikmati perjalanannya
tujuan dalam kehidupan adalah tujuan untuk berjiwa muda, bersenang-senang dan tiab apda tujuan akhirmu selama mungkin dengan senyum di wajahmu.

dalam bab terakhir buku ini ada 10 langkah yang detil (guidance) bagaimana cara menerapkan ke-10 prinsip yang ada dalam buku ini.

Saturday, December 27, 2014

THINKING OUT OF THE BOX FOR PROFIT

Judul:        THINKING OUT OF THE BOX FOR PROFIT
“kisah-kisah inspiratif dan kiat-kiat inovatif seputar profit dan turnaround”
Pengarang:    Nur Kuntjoro
Former COO Tuperware Indonesia
Profit Improvement and Turnaround Consultant
Penerbit:    QAC Publishing 2006
Halaman:    121 hal

Terus terang alasan utama saya membeli buku ini karena tertarik membaca judul besarnya yang meneyebutkan tentang Thinking Out of The Box. Pasti buku ini bercerita tentang kisah-kisah melawan arus yang cukup spektakuler.

Namun saya tidak menemukan apa yang menjadi bayangan saya terhadap buku ini – ‘kisah melawan arus yang spektakuler’ yang cukup detil, minimal menjelaskan tahapan apa saja yang dilakukan para inovator itu. Tidak terlalu detil namun mungkin bisa diterapkan.

Nah, seperti yang dijelaskan oleh penulisnya sendiri bahwasanya tidak ada niatannya dari awal untuk membuat suatu buku. Hal ini dilakukan setelah melakukan sharing pengalamannya sebagai COO Tuperware di masa krisis dalam suatu ceramah umum – seminar mungkin lebih tepatnya.

Pelajaran utama yang saya dapat adalah : Perubahan dari tidak mungkin menjadi mungkin – Turnaround, yang menurut mengertian penulis adalah “proses perngubahan atau perbaikan kinerja perusahaan dari kecenderungan menurun menjadi menanjak, termasuk proses pengubahan dari posisi loss menjadi profit, dari posisi merugi menjadi laba.”
Ada beberapa pemikiran pa Nur yang bisa mengilhami dan menambah pengetahuan saya. Pelajaran yang saya bisa ambil dari buku ini ada dibagian awal & akhir tiap bab yang merupakan inti sari dari bab tersebut.


Intisari Pemikiran---
“Turnaround bukan semata-mata masalah finansial. Turnaround harus dimulai dari komitmen pimpinan yang memiliki leadership kuat.”

Panduan awal sederhana dalam usaha mencari faktor penyebab terjadinya kerugian adalah:
Langkah 1: Teliti Laporan Rugi Laba
Langkah 2: Teliti Gross Profit [laba kotor]
Langkah 3: Analisis volumen penjualan
Langkah 4: Analisis Harga Jual
Langkah 5: Teliti Biaya Operasional

---
“Turnaround memerlukan pikiran-pikiran brilian, pikiran-pikiran yang menembus batas-batas kotak konvensional, thinking out of the box dan keberanian menentang arus.”
 “Dalam melakukan turnaround, komitmen pimpinan perusahaan harus 100% tidak bisa kurang!”
---
 “Pimpinan perusahaan adalah poros penggerak roda perusahaan. Apabila poros penggerak memiliki energi kuat maka roda akan berputar.”
 “Bersiaplah menjadi leader yang kuat, bangun leadership yang kokoh dan jadilah teladan.”
---
“At the end all business operations can be reduced to three words: people, product and profit. People come first. Unless you have got a good team, you can’t do much with the other two.” – Lee Iacocca
“Tidak ada prajurit yang jelek, yang ada hanyalah perwira yang bodoh.” – Napoleon Bonaparte
Banyak perusahaan yang terpuruk, dapat bangkit kembali tanpa mengganti seluruh karyawannya, tapi justru mengganti jajaran managementnya.

Melakukan turnaround adalah melaksanakan crisis management karena pada hakikatnya situasi merugi adalah situasi krisis. Sesuai dengan sifatnya yang luar biasa, karakteristik crisis management adalah :
  1. Centralized management: manajemen yang terpusat. Directive!
  2. Decisive – pengambilan keputusan secara cepat dan lugas. High speed action
  3. Memerlukan komitmen tinggi dari semua anggota tim
  4. Situasi abnormal. Semua orang harus mau bekerja melebihi jam-jam kerja biasa
  5. Memerlukan confidence dan motivasi yang tinggi dari semua anggota tim
---
“Apabila Anda percaya sekelompok manusia dengan semangat tinggi mampu memindahkan gunung, gerakkan mereka!”
“Pada saat semangat menggelora, sampaikan target penjualan kepada semua karyawan dan tekankan bahwa semua bertanggung jawab akan tercapainya target penjualan. Hanya dengan mencapai target penjualan maka perusahaan dapat terus hidup.”

Prinsip mengelola sumber daya manusia terangkum dalam prinsip 4F [fair, frank, firm, friendly]. Pemimpin turnaround akan memperlakukan semua staf dan mitra bisnisnya dengan prinsip sama, yaitu adil, terus-terang, tegas namun tetap bersahabat.
---
“Mobil tidak bejalan dengan baik kalau tidak ada gas dan rem. Namun, mobil juga tidak akan berjalan baik tanpa supir, meskipun ada gas dan rem.”

“Apabila anda mau melakukan tinjauan menyeluruh atas faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perusahaan maka, anda memiliki peluang melakukan turnaround.”

---
“Status simbol bisa lebih kuat motivasinya ketimbang gaji”

“Mencermati nama jabatan seyogyanya tidak dilewatkan pada saat Anda melakukan tinjauan menyeluruh pada proses turnaround. Nama jabatan bisa menimbulkan motivasi, namun bisa juga sebaliknya.”
---
“Build people then people will build the business.”
“Apabila Anda mau membangun semangat san juara pada diri setiap karyawan. Anda akan berhasil melakukan turnaround.”
“Kebanggaan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, melainkan karena selalu bangkit kembali setiap kita jatuh.” – Confusius.
---
“Apabila Anda memiliki sales leaders mumpuni,  jangan biarkan dia ‘terbang’ ke perusahaan lain.”

Memberikan motivasi dan pelatihan, bagi sales forces tentu tidak ada salahnya. Namun, pimpinan perusahaan perlu menyadari hal-hal seperti:
  1. 10-15% dari total sales forces pada umumnya memiliki kinerja dan kontribusi yang luar biasa (high flyers)  Prioritas pimpinan: memberi perhatian yang baik kepada para high flyers ini, memberi rewards, recognition dan hal-ha lain agar para high flyers ini tidak terbang ke pesaing anda.
  2. 70-80% dari total sales forces pada umumnya memiliki kinerja dan kontribusi biasa-biasa saja, kinerja rata-rata lah  Prioritas pimpinan: memberi pelatihan2, motivasi dan coaching kepada kelompok rata-rata ini dan mengupayakan agar sebagian dari mereka menjadi high flyers.
  3. 10-15%  sisanya adalah sales force “kartu mati” yang kinerja serta kontribusinya rendah dan sikap mentalnya negatif  Prioritas pimpinan: Ganti dengan orang baru! Jangan menyianyiakan waktu untuk memberikan pelatihan dan motivasi kepada kelompok ini.
---
“Turnaround adalah proses luar biasa dan oleh karenanya memerlukan pemikiran-pemikiran luar biasa. Bahkan kalau perlu, anda dan tim harus berani menentang arus”

    Tirto Utomo konsisten dengan thinking out of the box-nya. Dia memiliki keyakinan, dia memiliki visi. Dia yakin pada saatnya nanti kesadaran akan perlunya air minum yang jernih dan sehat akan timbul dan tumbuh semakin kuat, seiring dengan makin parahnya polusi dan makin rusaknya lingkungan.
    Teh Botol Sosro sukses karena berani melawan arus, bersedia menjadi inisiator, memiliki determinasi tinggi, cerdas dan penuh perhitungan. Dia tetap kokoh dengan pemikirannya yang menyeruak dari kotak pemikiran konvensional. Dia tetap kokoh dengan pendiriannya yang menentang arus. Namun, dia sadar bahwa perlu usaha mega besar untuk membuat teh botolnya sukses di pasaran.
    Bu Kasno – penjual gudeg tengah malam, menikmati sustainable success karena berani melawan arus, tekun, sabar, gigih serta mau membanting tulang. Gebrakan naluri pemasaran radikalnya mulai jelas ketika dia membuat keputusan kotroversial: menggelar nasi gudeg ceker ayamnya pada saat sebagian besar warga kota Solo tidur nyenyak, pada jam 01.00-05.30 dini hari.
---
“Orang China menyebut crisis dengan istilah we ci, artinya tantangan dan peluang. Istilah yang mencerminkan sikap mental luar biasa.”

“Peluang selalu berada di balik tantangan, di balik kesulitan. Semakin besar tantangan dan kesulitan, semakin besar pula peluangnya.”
---
“Mayoritas laba kotor dihasilkan oleh minoritas produk, mayoritas omset disumbangkan oleh minoritas pelanggan.”

“Apabila Anda bersedia melakukan analisis berdasar konsep mayoritas-minoritas, lalu mengambil langkah sesuai data yang Anda peroleh, maka anda memiliki peluang menghasilkan turnaround.”
---
“Harga Jual tidak ada sangkut pautnya dengan harga pokok produksi”
“Apabila anda bersedia menetapkan harga jual produk atau jasa Anda berdasarkan persepsi pelanggan, membangun perceived value yang superior. Anda memiliki peluang melakukan turnaround.”
---
“Kunci sukses perusahaan direct selling: jumlah karyawan sekecil mungkin, jumlah mitra usaha sebesar/sebanyak mungkin.”
---
“Siapa pun mampu melakukan turnaround asal dia mau menggunakan enterpreneurial spiritnya.”
Ciri enterpreneur sejati adalah : selalu mau dan berani melakukan experiment, innovation dan risk taking (berani mengambil resiko, bukan spekulasi). Enterpreneur sejati selalu penuh inisiatif, kreasi, passion, berpikir lateral dan mendobrak batas-batas konvensional.
---
“Turnaround bukan semata-mata upaya menekan pengeluaran.”
“Pengeluaran yang tinggi bisa menghasilkan laba tinggi apabila dibuat dengan perencanaan matang dan strategi cermat, serta berorientasi pada laba.”
---

KUNCI AJAIB TURNAROUND

-    Pusatkan daya upaya untuk mengalahkan tantangan yang berdampak besar pada profitability.
-    Lakukan tinjauan menyeluruh. Cermati faktor-faktor yang berperan besar. Rumuskan skala prioritas. Pusatkan perhatian untuk mengatasi tantangan yang paling dominan. Setelah  itu lanjutkan dengan menyelesaikan tantangan-tantangan lain.



2014 © Movieism
RealMag theme by Templateism